15 Maret 2017

FAMILY GATHERING DAN OUTBOND TAHUN 2017 SEKOLAH AL UMMAH GRESIK



Salah satu program Sekolah Al Ummah “Sweet School” Gresik adalah berupaya untuk membangun keakraban dan kebersamaan antar  walimurid. Untuk mewujudkan hal tersebut, pihak sekolah mengadakan acara family gathering. Dengan family gathering para wali murid bisa berkumpul bersama-sama dalam kemasan acara yang menyenangkan.


Acara family gathering ini dikemas bersama dengan Outbond Kids bagi para siswa. Kali ini pesertanya meliputi siswa Batita, KBIT dan TK-A.Total rombongan ada 6 bus besar Tiga Putra. Rata-rata para orangtua yang ikut adalah para ibu. Hanya sebagian kecil siswa yang didampingi oleh ayahnya.


Sekitar jam 06.15 para peserta mulai berdatangan di halaman Sekolah Al Ummah. Kali ini Athiyah dibangunkan lebih pagi karena menurut jadwal dari sekolah rombongan dijadwalkan berangkat pukul 07.30 menuju tempat outbond di PPLH Seloliman Trawas Mojokerto.



Alhamdulillah Athiyah tidak rewel saat dibangunkan lebih pagi. Pada hari-hari sebelumnya dan malam-malam sebelumnya sudah aku sounding tentang hal ini. Meski tidak rewel, setelah bangun tidur dan minum susu sambil nonton film kartun ia masih sempat tidur lagi. Baru setelah mandi dia nampak ceria dan bersemangat mau pergi outbond naik bus bersama teman-temannya. Setelah berpamitan dengan bapaknya, kami pun berjalan menuju sekolah.


Setelah semua peserta berkumpul di halaman, anak-anak dan para orangtua pendamping diajak bernyanyi untuk membangkitkan semangat anak-anak di pagi hari dan dilanjutkan berdoa bersama.

Persiapan berangkat

Tiga Srikandi Kelompok Umar Bin Khattab

Iring-iringan bus berangkat sekitar pukul tujuh pagi.Perjalanan menuju PPLH (Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup) Seloliman ditempuh dalam waktu kurang lebih 2 jam. Selama perjalanan Athiyah nampak ceria. Berbeda 180 derajat dengan perkiraanku sebelumnya. Awalnya aku mengira kalau selama perjalanan Athiyah akan tidur karena malamnya tidur sudah di atas jam 9 dan bangun lebih pagi.


Selama perjalanan selalu bercanda dengan teman-temannya. Ada saja ulahnya. Athiyah dan temannya tidak mau “duduk manis” (orang dewasa kali... harus duduk manis...). Hampir selalu berdiri di kursi bahkan beberapa  kali kedua kakinya diangkat dan ditaruh di sandaran kursi depannya.  Tidak hanya itu beberapa kali kedua kakinya dipancatkan di kaca jendela sambil kepalanya ditaruh di sandaran kursi. Beberapa kali aku mengingatkan untuk duduk yang baik di dalam bus agar tidak jatuh jika sewaktu-waktu sopir ngerem mendadak. Namun bisa saya Athiyah menjawab, “Bu lihat...aku lho nggak jatuh kan...?” sambil memperagakan aksinya.

Lihat tingkah Athiyah

Athiyah and her friends

Athiyah mendapat tempat duduk nomer dua dari depan sebelah kanan. Dia duduk bersama Ghani dan mamanya, sementara aku duduk di kursi belakangnya. Selama perjalanan anak-anak diputarkan film kartun tentang cerita nabi video seri Syamil dan Dodo. Athiyah dan temannya juga asyik nonton.

Asyik banget bersama teman

Setibanya di kawasan PPLH Seloliman anak-anak dan orangtua diarahkan ke hall tentunya dengan berjalan dulu melewati pintu gerbang dan jalan yang kanan kirinya penuh dengan tanaman hijau.

Pintu gerbang PPLH Seloliman

Berjalan menuju pusat kegiatan outbond

Sesampainya di hall sebagian anak duduk-duduk saja, sebagian yang lain berlari-larian dan naik turun di dalam hall. Hall-nya  tidak berupa ruangan tertutup  dengan lantai yang datar tapi ruangan semi terbuka dengan tribun dari kayu. Undak-undakannya agak curam (menurut saya) sehingga tidak terlalu aman bagi anak-anak. Athiyah dan teman sekelompoknya Ayra termasuk yang aktif naik turun tribun ini. Khawatir juga melihatnya, takutnya terpeleset dan jatuh. Mereka mengurangi keaktifannya setelah tahu ada anak yang jatuh dari undakan atas dan menangis.


Setelah semua rombongan tiba di hall, anak-anak pun diajak menyanyi  oleh pemandu dari pihak PPLH. Athiyah dan dua temannya pun semangat ikut menyanyi apalagi saat disodori mikrofon makin semangat menyanyinya. Setelah beberapa lagu seperti lagu gresik Go Green, Kambing, Di Sini Senang dll, tibalah saatnya perkenalan dengan sejumlah pendamping yang akan memandu kegiatan disini. Ada pendamping outbond anak-anak dan ada pendamping untuk outbond para orangtua.


Berada disini mengingatkan aku pada tahun 2009 ketika itu Kayla juga outbond disini. Ceritanya bisa baca di SINI 


Acara selanjutnya semua peserta anak-anak dan orangtua diajak keluar lapangan. Dibentuklah kelompok-kelompok dari nama-nama binatang. Athiyah masuk dalam kelompok Kucing. Masing-masing kelompok didampingi oleh satu pendamping dariPPLH dan beberapa ustadzah. Udara terasa panas saat itu. Beberapa anak mulai ada yang rewel dan merajuk termasuk Athiyah. Lalu athiyah aku ajak istirahat sebentar, cuci muka dan minum serta makan jajan. Tidak berapa lama kemudian ia pun mau bergabung lagi denga kelompoknya.


Setelah masing-masing kelompok menampilkan yel-yelnya dimulailah game antara anak dan orangtua. Game yang tujuannya untuk menjalin kekompakan, kebersamaan dan pengaturan strategi ini dilakukan dengan cara meletuskan beberapa balon yang diikat di sebuah tali, lalu ortu bersama dengan anak-anak menarik tali yang mengikat pada sebuah tongkat yang terdapat paku di ujungnya.


Woww... seru banget... ada kelompok yang dengan cepat dapat meletuskan beberapa balon, ada pula kelompok yang balonnya nggak meletus-meletus. Dalam permainan ini tentulah yang paling heboh adalah emak-emaknya.

Serunya nge-game bersama anak-anak

 Berlanjut pada kegiatan berikutnya, ortu dan anak-anak dipisah. Ada 6 kelompok ortu (5 kelompok emak-emak dan 1 kelompok para bapak). Untuk anak-anak didampingi para ustadzah dan pendamping dari PPLH. Mereka diajak melakukan beberapa kegiatan seperti: menanam sayur, memberi makan binatang, permainan air, dan mewarnai dari pewarna dari bahan alam (tanaman).

Foto dari doc. Sekolah Al Ummah

Ketika anak-anak berkegiatan dengan kelompoknya para ortu pun juga ada kegiatan outbond dengan beberapa game yang bertujuan untuk building the team. Seru juga game-game nya. Para ortu juga diajak flying fox.

Sumber : Doc. Sekolah Al Ummah

Nah saat antri flying fox itulah aku memutuskan melepaskan diri dari kelompok karena penasaran banget dengan Athiyah saat outbond meski hanya tinggal beberapa kegiatan saja, setidaknya bisa mendokumentasikan saat-saat dia outbond. Akhirnya aku pun mengikuti kelompoknya Athiyah. Alhamdulillah Athiyah nampak ceria dan percaya diri bersama teman-temannya. Meski sempat ngambeg saat menanam sayur.

Ketika aku mengikuti kelompok Athiyah,saat itu sedang kegiatan berjalan di atas seutas tali. Athiyah pun tanpa takut ikut berjalan di atas tali.

Athiyah sedang berjalan di atas tali

Di kegiatan-kegiatan tersebut anak-anak memang harus antri karena pesertanya memang banyak. Dengan mengantri mereka dilatih untuk sabar, menahan diri dan disiplin.  

Antri ya Naak...

Karena antrian masih panjang, Athiyah bersama dua temannya pun bermain-main di sekitar area flying fox

Sambil menunggu giliran


Selain itu juga duduk-duduk sambil bercanda dengan teman-temannya.

Ini masih dalam rangka ANTRI

 Aku jadi tahu bagaimana keseharian Athiyah dengan teman-temannya di sekolah, ternyata Athiyah termasuk anak yang “rame” dan aktif, suka bercanda dengan teman-temannya.

Setelah sabuk pengaman dipasang, nak-anak juga masih harus menunggu giliran lagi untuk naik ke tasa dan meluncur. Sambil duduk-duduk antri Athiyah dan dua temannya pun bernyanyi-nyanyi ceria.

Tiga Srikandi yang selalu bersama

Senengnya... akhirnya meluncur juga. Athiyah juga nampak percaya diri dan tidak takut saat flying fox. Malah Athiyah mau minta meluncur lagi. Tapi waktunya sudah siang dan saatnya makan siang sehingga nggak memungkinkan lagi.


Ketika diajak makan siang malah melipir dulu ke papan titian. Athiyah dan Ayra teman sekelasnya pun minta berjalan di atas papan titian yang berada di atas kolam air. Awalnya aku khawatir  kalau dia sampai kecebur karena tak berhasil berjalan dengan mulus. Lumayan panjang papan titiannya... dan airnya itu tuh...sudah berwarna ijo...(Ah dasar emak-emak...dari tadi khawatir melulu bawaannya, anaknya berani dan PD malah emaknya yang terlalu banyak khawatir. Bukannya itu yang membuat anak jadi kurang percaya diri... karena ortunya yang terlalu mengkhawatirkan anaknya...hmmm cateeett). 

Semakin ndredeg saat Athiyah malah jalan sambil ngobrol ketawa ketiwi lihat sana sini nggak fokus ke papan titiannya. Malah sambil bilang ke temannya sambil menunjuk ke arahku, “Itu ibukuuu...” Barulah lega setelah Athiyah berhasil melewati  papan titian.

Berjalan di atas papan titian

Kemudian Athiyah pun aku ajak untuk makan siang di tempat yang telah disediakan. Maknnya nggak banyak sih karena sudah kepingin main aja...

Setelah selesai makan, sholat lalu mandi. Aku kira masih ada lagi game-game selanjutnya seperti kakaknya dulu seperti merangkak di aliran sungai kecil, meluncur menyeberangi sungai dengan sutas tali... tapi ternyata acara dilanjutkan dengan evaluasi dan pembagian hadiah bagi kelompok terbaik. Semua kelompok dmendapat penghargaan. Kelompok Kucing mendapat penghargaan karena yel-yel nya...


Setelah itu acara dilanjut foto bersama, tapi karena anak-anak sudah agak sulit dikondisikan foto bersamanya pun kurang bagus. Sudah pada capek mungkin yaa

Athiyah dan temannya pun sempat diajak berfoto bersama ustadzah di kelompoknya.

With Ust. Ziya dan Ust. Hani
Setelah selesai dan membeli foto oleh paparrazi lanjut masuk ke bus dan perjalanan berjalan lancar sampai ke Gresik. 
Alhamdulillah ...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar