18 Juli 2017

GEBYAR PERINGATAN HARI ANTI NARKOBA INTERNASIONAL (HANI) 2017 BNNK GRESIK



Pagi yang cerah, matahari tersenyum manja menyapa dunia. Seolah turut menyambut peringatan Hari Anti Narkoba Internasional Tahun 2017 oleh BNNK Gresik. Bertempat di GOR Petrokimia Gresik, tanggal 17 Juli 2017.  Acara dihadiri oleh para Kepala SKPD se-kabupaten Gresik, Kepala KODIM, Kapolres, Ketua MUI, dan ormas lainnya, berbagai komunitas serta diramaikan oleh para pelajar SMP, MTs, SMA sederajat.


Rangkaian acara peringatan HANI ini dimeriahkan oleh berbagai performance dari pelajar, baik berupa tarian, musikalisasi puisi, serta tausiah tentang bahaya narkoba yang dikemas dalam rangkaian Pra Acara.

Tari Mayang dari SMPN 1 Gresik

Musikalisasi puisi

Tausyiah dari Ustadz Caisar

Dilanjutkan kemudian Acara Inti yang diawali dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars BNN oleh Tim Paduan Suara SMAN 1 Gresik yang baru-baru ini telah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional dalam salah satu pagelaran lomba di Vietnam dengan menggondol medali emas.

Tim Paduan Suara SMAN 1 Gresik

Melengkapi acara ini diputarkan pula pemutaran video selayang pandang BNN Kabupaten Gresik serta video yang berisi kebulatan tekad dari Kepolisian, Korps Distrik Militer serta Pemda Gresik untuk bersatu padu melawan narkoba.

Acara berikutnya sambutan dari BNN Kabupaten Gresik, BNN Propinsi Jawa Timur dan Wakil Bupati Gresik. Dalam sambutannya Bapak AKBP Agustianto selaku Kepala BNNK Gresik menyampaikan bahwa BNNK Gresik bersama seluruh stakeholder di Kabupaten Gresik terus berupaya semaksimal mungkin menurunkan prevalensi dan penyalahgunaan narkoba yang ada di Kabupaten Gresik.

Sambutan Kepala BNNK Gresik Bapak AKBP Agustianto

Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak termasuk para guru, sekolah dan semua lembaga pendidikan yang turut peduli akan bahaya narkoba bagi para siswanya.Juga kepada semua pihak yang turut memberikan support kepada BNNK Gresik dalam pemberantasan bahaya narkoba di Gresik khususnya. Indonesia sedang perang melawan pihak ketiga yaitu narkoba yang digencarkan oleh negara-negara asing karena Indonesia merupakan sasaran empuk untuk peredaran narkoba.


Pak AKBP Agustianto menegaskan bahwa masyarakat harus tahu dan tidak malu memberikan informasi kepada pihak terkait (BNN) bila ada putra-putrinya menyalahgunakan narkoba. Keterbukaan, keterusterangan dan koordinasi dengan pihak BNN akan membantu kesembuhannya dan akhirnya bisa kembali ke masyarakat.


Sambutan berikutnya disampaikan oleh BNNP Jawa Timur. Dalam sambutannya disampaikan data dari PUSLITDATIN (Pusat Penelitian Data dan Informasi) BNN bekerjasama dengan Puslitbang UI bahwa penyalahgunaan narkoba di Indonesia sudah mencapai angka 5,7 juta dari jumlah penduduk Indonesia. Untuk propinsi Jawa Timur mencapai angka 2,2% (900 ribu orang). Kalau sebelumnya Jawa Timur menduduki peringkat ke-2 kini turun menjadi peringkat ke-9.

Sambutan dari BNNP Jawa Timur

BNN mempunyai 2 strategi dalam menurunkan prevalensi dan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba yaitu demand reduction and supply reduction. Acara ini termasuk dalam strategi demand reduction. Selain itu juga kampanya stop narkoba, sosialisasi untuk memerangi narkoba, tes urine yang tujuannya untuk memberikan sistem imun terhadap diri kita sendiri dan juga merupakan upaya untuk deteksi dini.


Supply reduction merupakan upaya BNN untuk memberantas jaringan narkotika dengan memperkuat pengawasan peredaran narkoba baik di wilayah darat, laut maupun udara. Beliau juga menegaskan bahwa melalui Hari Anti Narkoba Internasional yang diperingati seluruh dunia pada tanggal 26 Juni memberikan peringatan kepada kita semua bahwa narkotika adalah zat yang sangat berbahaya, berbeda dengan korupsi dan terorisme. “Narkotika membunuh generasi penerus bangsa, kalau korupsi hanya beberapa orang oknum, kalau terorisme yang diserang hanya orang-orang yang dibenci. Jadi narkotika merupakan kejahatan yang sangat serius (extraordinary crime).


Tema Hari Anti Narkoba Internasional 2017 adalah “Peran Aktif dan Pendayagunaan Seluruh Komponen dan Potensi Bangsa dalam menghadapi Keadaan Darurat Narkoba Melalui Indonesia yang Sehat”


Kita dalam keadaan darurat narkoba. Tapi bila kita bersatu padu tidak ada ego sektoral maka laju prevalensi, laju penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba pasti akan sirna di Indonesia terutama di Kabupaten Gresik.

Beliau juga menghimbau seluruh masyarakat untuk mulai dari diri sendiri untuk menolak narkoba, menolak peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba, baru kita bersama-sama di lingkungan instansi pemerintah, swasta, lingkungan pendidikan dan masyarakat untuk STOP NARKOBA SEKARANG JUGA!!!


Sambutan ketiga disampaikan oleh Bapak Wakil Bupati Gresik. Bapak Moh. Qosim menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap kinerja Kepala BNNK Gresik AKBP Agustianto sebagai komandan pembersihan narkoba di Kabupaten Gresik karena prevalensi yang berkurang di Kabupaten Gresik. “Beliau melakukan sosialisasi anti narkoba tidak hanya kepada satu kelompok saja, tapi juga menggandeng MUI, LDII, NU, Muhammadiyah, perusahaan swasta, lembaga pendidikan, ormas, organisasi pemuda, komunitas, pondok pesantren bahkan sampai ke Pulau Bawean untuk bersama-sama memerangi narkoba”.

Sambutan Bapak Wakil Bupati gresik
Acara peringatan HANI ini semakin semarak karena Pak Wabup mengajak seluruh hadirin untuk sholawatan yang merupakan ciri khas beliau dalam setiap acara. Mau tahu apa syair-syairnya...? Check it out... 
 
BNNK Gresik kebanggaan kita

Bapak Agus nama ketuanya

Orangnya baik sangat bijaksana

Kabupaten Gresik bebas narkoba



Tidak naik kelas karena narkoba

Putus sekolah karena narkoba

Kecelakaan karena narkoba

Nyawa melayang karena narkoba



Ingatlah wahai remaja

Hidup ini sangat berharga

Bebaskan dirimu dari narkoba

Maka hidupmu bahagia



Gresik ini milik kita

Ayo kita bangun bersama

Kita beaskan dari narkoba

Warga Gresik sejahtera



Dalam acara ini dilakukan juga pelantikan terhadap relawan anti narkoba BNNK Gresik yang terdiri dari 50 orang. Mereka dilantik secara resmi oleh Bapak Wakil Bupati Gresik dengan penyematan pin relawan serta penyerahan sertifikat relawan secara simbolis. 

Kiprah para relawan diharapkan untuk membantu BNNK Gresik dalam mengkampanyekan stop narkoba kepada seluruh elemen masyarakat terutama dimana mereka berkiprah. Para relawan berasal dari berbagai elemen masyarakat. Ada yang dari lembaga pendidikan baik negeri maupun swasta, pondok pesantren, ormas (Fatayat, Aisyiyah, LDII, Anshor), perusahaan, BUMN, IPEMI, PKK, serta komunitas yang ada di Gresik seperti Hijabee Community, Kelas Inspirasi dan Gresik Movie.

Hmm... saya pun turut ada di dalamnya. Karena turut dilantik maka nggak punya dokumentasi pribadi nih...

Adanya foto yang ini nih



Sebagian para Relawan Anti Narkoba BNNK Gresik
Acara dilanjutkan dengan performance dari para Duta Remaja Anti Narkoba. Mereka ada 7 siswa dari SMPN 1 Gresik, SMPN 2 Gresik, SMPN 4 Gresik, SMPN 1 Benjeng, SMPN 1 Menganti, SMPN 1 Manyar serta dari SMP Muhammadiyah 1 Gresik.
Performance Duta Remaja Anti Narkoba 2017

Duta Remaja Anti Narkoba 2017 BNNK Gresik

Mereka menggemakan perang melawan narkoba, terutama di kalangan remaja. Ada yang menarik dari penampilan mereka yaitu menyampaikan gerakan stop narkoba dalam berbagai bahasa, seperti Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Bahasa Jepang, Bahasa Mandarin, dan Bahasa Jawa.


Dilanjutkan dengan kehebohan penampilan yel-yel anti narkoba dari beberapa SMP dan MTs di Gresik. Serta satu penampilan spesial dari Tim Paduan Suara SMA Negeri 1 Gresik.



Dalam kesempatan kali ini juga diumumkan pemenang LCCR (Lomba Cerdas Cermat Remaja) Anti Narkoba yang dilaksanakan beberapa waktu yang lalu. Juara 1 diraih oleh MTs Negeri Gresik, Juara 2 SMPN 1 Sidayu, Juara 3 SMPN 1 Panceng.



Untuk Lomba Yel-yel Anti Narkoba dimenangkan oleh MTsN Gresik sebagai juara 1, Juara 2 SMPN 1 Kebomas, Juara 3 MTs YASMU Manyar Gresik. Kategori Yel-yel terfavorit diraih oleh SMPN 1 Kedamaian. Selamat untuk para pemenang...Yeeeyyy....



Para juara
Acara masih berlanjut dengan pidato dari Ananda Wildana Rahma yang menyampaikan tentang bahaya narkoba.
Pidato dari Wildana Rahma
Selama acara berlangsung selalu diteriakkan semangat anti narkoba.
NARKOBA...NO

MEROKOK...NO

TAWURAN...NO

PRESTASI....YESS

GRESIK...RESIK NARKOBA

BNN...JANGAN DITAKUTI TAPI DIPERCAYAI



Acara ditutup dengan penampilan dari Guest Star VJ Band.

VJ Band sebagai Guest Star
Dan tentunya kurang afdhol kalo nggak pepotoan...hmmm oke deh kakaaakk...



Penulis in Action

With Kepala BNNK Gresik

With Kepala Bidang P2M BNNK Gresik

With Kompol Rudy

With Duta Remaja Anti Narkoba dari SMPN 4 Gresik

EVERYBODY...LOVE YOU DO... DO YOUR LOVE
 
SAY NO TO DRUG...!!!



AYOO BERSAMA KITA BISA MELAWAN NARKOBA...

4 komentar:

  1. semoga semakin banyak yang terhindar dari narkoba. Ngeri efeknya

    BalasHapus
  2. acaarnay keren ya, say no narkoba ya, banyak ruginya

    BalasHapus