20 April 2018

SAYA PEREMPUAN ANTI KORUPSI

http://www.renidwiastuti.com/2018/04/saya-perempuan-anti-korupsi.html

Korupsi ibarat penyakit menular yang menjalar pelan namun mematikan. Menciptakan kerusakan yang sangat luas di masyarakat. Korupsi merusak demokrasi dan supremasi hokum, mendorong pelanggaran terhadap hak asasi manusia, mendistorsi perekonomian, menurunkan kualitas kehidupan dn memungkinkan organisasi criminal, terorisme, dan berbagai ancaman terhadap keamanan untuk berkembang.”               (Kofi A. Annan)
Korupsi??
Tiap saat kita lihat dan kita dengar kata itu dari berita TV, radio, juga kita sering baca di medsos. Korupsi merambah sektor publik dan juga swasta. Bak penyakit menular, korupsi pun sudah mewabah baik di kota maupun di desa (korupsi dana desa). Tikus-tikus berkepala manusia semakin ganas dan rapi dalam menjalankan misinya mengkorup uang negara dan uang rakyat. Ratusan kasus dan ribuan tersangka yang beridentitas penjahat berkerah putih ditangani KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).

Beberapa mega skandal korupsi seperti BLBI (Bantuan Likuiditas Bank Indonesia) yang sukses merugikan Negara sampai 3,7 trilyun, dan yang masih hangat diperbincangkan publik yaitu korupsi E-KTP yang tak kalah fantastisnya dalam merugikan uang Negara sampai 2,3 trilyun. Kini kedua kasus itu pun belum selesai dalam proses di KPK.

Dari dua kasus itu saja kita sudah dibikin nyesek, marah, bingung atau bahkan ada sebagian masyarakat yang tidak terlalu ambil pusing membahas korupsi, lha wong urusan ngisi perut aja masih kesulitan mana sempat mikirin kasus korupsi.

NEGARA TERKORUP DI DUNIA
Kalau sudah bicara korupsi maka benak kita akan mengarah pada negara berkembang yang system kelembagaannya masih belum berjalan dengan baik. Menurut data dari Transparency Internasional Indonesia menduduki peringkat 90 dari 176 negara terkorup di dunia. Wooww… speechless deh…

Adapun lima negara terkorup di dunia yaitu Sudan selatan, Sudan, Afganistan, Korea Utara, dan Somalia. Sebaliknya, lima negara yang paling bersih dari korusi yaitu Denmark, Finlandia,  Swedia, Selandia Baru dan Belanda. Tentu dong kelima Negara ini sistem kelembagaannya sudah berjalan dengan baik.

Dalam upaya pemberantasan korupsi tentunya diperlukan kerjasama dari berbagai pihak, baik dari KPK, pemerintah, swasta dan masyarakat.

Tak mau ketinggalan dalam berperan mencegah korupsi, FORMAGAM Forum Masyarakat Pecinta Keberagaman Kabupaten Gresik bekerjasama dengan Team Pencegahan Saber Pungli mendeklarasikan Gerakan SAYA PEREMPUAN ANTI KORUPSI (SPAK).
http://www.renidwiastuti.com/2018/04/saya-perempuan-anti-korupsi.html

Acara yang diselenggarakan di Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) pada tanggal 17 April 2018 ini bertema “Kekuatan Perempuan Inspirasi Perubahan Dalam Pencegahan Korupsi”. Dihadiri oleh Bapak Wakil Bupati Gresik Dr. H. Muhammad Kosim, M.Si dan perwakilan dari SPAK Pusat, Mbak Ajeng. Dalam sambutannya Bapak Wakil Bupati Gresik menyampaikan bahwa ibu merupakan figur pertama dan utama dalam memberikan pendidikan moral bagi anak-anaknya. 

“Jangan sampai engkau makan harta dengan cara yang tidak halal karena makan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh kita yangdiperoleh dengan cara yang tidak halal maka di dunia akan menimbulkan perilaku yang melanggar hukum dan di akhirat hanya nerakalah tempat yang layak bagi mereka”, begitu beliau menjelaskan.

Hal tersebut harus ditanamkan pada anak-anak kita, bahkan sejak anak-anak masih berada dalam rahim ibu. Dengan demikian peran ibu sangatlah penting disini. Ibu merupakan pendidik utama dalam keluarga.

Wanita ketika berada di tengah-tengah masyarakat menjadi tiang Negara, ini merupakan peran yang luar biasa. Ketika wanita jelek maka sebuah keluarga akan hancur betapapun hebatnya sang suami. Bahkan Rasulullah Muhammad SAW dalam sebuah hadistnya mengatakan, “Surga berada di bawah telapak kaki ibu”. Tidak sedikit pejabat yang terpeleset dalam kasus korupsi karena peran istrinya.

APA ITU GERAKAN SAYA PEREMPUAN ANTI KORUPSI?
Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) merupakan gerakan untuk mengenalkan anti korupsi yang dimulai dari keluarga, terutama melalui peran seorang ibu. SPAK berupaya meningkatkan kesadaran pentingnya perilaku antikorupsi dengan teknik yang unik yaitu diberikan dalam bentuk permainan. Ada permainan semai untuk anak SD, dan permainan Majo Junior untuk anak SMP dan SMA. Memang sasaran gerakan SPAK ini adalah anak-anak usia sekolah.
http://www.renidwiastuti.com/2018/04/saya-perempuan-anti-korupsi.html
Alat peraga MAJO
http://www.renidwiastuti.com/2018/04/saya-perempuan-anti-korupsi.html
Alat peraga MAJO JUNIOR
Ada 9 nilai utama yang diangkat yaitu kejujuran, keadilan, kerjasama, kemandirian, disiplin, tanggung jawab, ketekunan, keberanian dan kepedulian.
Dengan mengenal anti korupsi lewat permainan tersebut diharapkan anak-anak dapat belajar dan mengubah dirinya sendiri bahkan diharapkan mau mempengaruhi keluarganya untuk tidak mendukung sikap koruptif seperti  tidak mau diantar ke sekolah dengan mobil dinas.

Gerakan SPAK yang diluncurkan sejak 22 April 2014 ini memiliki dua kegiatan utama yaitu memberikan pelatihan para fasilitator (Agen SPAK) dan menyebarkan pengetahuan anti korupsi oleh para agen.

Agen SPAK dalam tugasnya memberikan pemahaman bahwa korupsi tidak melulu soal merampas dan menggunakan uang yang bukan haknya, tapi lebih dari itu, korupsi bisa berupa perilaku negative seperti mencontek (mengambil keuntungan dari teman yang sudah mati-matian belajar), menyerobot antrian, memberikan uang rokok/tips saat mengurus sesuatu, memberi hadiah guru saat kenaikan kelas/ulang tahun guru (cateeettt nih…karena tanpa disadari dengan hadiah tersebut akan mendorong guru untuk memberikan perhatian lebih pada si pemberi hadiah).

Di penghujung acara ini dilakukan penandatangan deklarasi oleh Bapak Wakil Bupati Gresik dan perwakilan dari beberapa organisas wanita di Gresik, foto bersama, pengumpulan tanda tangan dan diakhiri dengan simulasi permainan Majo oleh siswa.
http://www.renidwiastuti.com/2018/04/saya-perempuan-anti-korupsi.html
Penandatanganan Deklarasi SPAK
http://www.renidwiastuti.com/2018/04/saya-perempuan-anti-korupsi.html
Foto Bersama
http://www.renidwiastuti.com/2018/04/saya-perempuan-anti-korupsi.html
Selfie dulu ah...


Sumber bacaan :

https://cegahkorupsi.wg.ugm.ac.id
ublik.id/fakta-fakta tentang korupsi di Indonesia dari jumlah kerugian negara sampai daftar negara terkorup

13 komentar:

  1. zaman aku sekolah tiap naik kelas ganti wali kelas ortu suka kasi hadiah buat guru itu masuk korupsi jg y mba?tp kan aku uda ga ketemu wali kelas itu lg hehehe klo dlu sbg bentuk apresiasi sih ga lebih. pantesan skrg di swkolah anakku yg TK berlaku jgn pernah kasi hadiah ke guru 😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo ngasih hadiahnya sudah pas mau lulus mungkin beda ya mbak hehehe
      Di sekolah anakku juga gitu, nggak boleh ngasih hadiah ke guru secara pribadi, tapi boleh dikoordinir lewat komite, jadi semua guru dapat bingkisan yang sama

      Hapus
  2. yup perempuan hrs menjadi contoh untuk antikorupsi dr hal yg kecil

    BalasHapus
  3. Acaranya seru juga ya, Teh. Kalau gini, "Saya laki-laki antri korupsi"..hhe
    Korupsi itu biasanya berambah dari coba-coba, dari hal kecil, makannya jangan sampe korupsi meskipun sekecil apapun itu..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah ini betul juga, Bapak Wakil Bupati juga menyampaikan kalau SPAK juga bisa diartikan "Saya Pria Anti Korupsi" hehehe

      Setuju banget dengan pendapat Mas Andi

      Hapus
  4. Oh gerakan ini bertujuan kepada keluarga ya, dengan sasaran anak-anak usia sekolah dan fokus pada Ibu. Saya kira tadi hanya deklarasi saja, ternyata ada konsep pembinaannya segala :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener mbak, konsep pembinaannya lewat game Majo

      Hapus
  5. Gerakan anti korupsi begini memang pirusnya perlu disebarluaskan ini ya kak..

    Konsep yang ditawarkan juga bagus ya. Memang semua tergantung dari rumah

    BalasHapus
  6. Bener banget, biar generasi berikutnya lebih aware terhadap bahaya korupsi

    BalasHapus
  7. Keren nih programnya Mbak. Dimulai dari keluarga, ditujukan terutama untuk Ibu sebagai penggeraknya dan anak-anak dikenalkan lewat permainan. Semoga tujuan yang diharapkan tercapai, sehingga akan terwujud pemerintahan yang bersih dari korupsi. :)

    BalasHapus
  8. Asyik.... Ada lagi neh gameboard anti korupsi yaya hadir buat anak-anak.pengen punya lagi. Di rumah ada seri PDKT dan Keranjang Bolong

    BalasHapus
  9. Mohon maaf, untuk beberan game majo apakah ada file pdfnya??

    BalasHapus