15 Oktober 2018

SOLUSI TEPAT MENGATASI GANGGUAN SEMBELIT


Masih teringat jelas di ingatanku kala itu di tahun ..... Saat itu anakku yang sulung kelas satu SD. Sudah lebih dari 5 hari tidak bisa BAB. Kami pun membawanya ke dokter, dan disarankan untuk lebih banyak memberinya makanan yang tinggi serat seperti sayur-sayuran, buah dan agar-agar atau jelly.

Memang sih anakku itu susah banget makan sayur, dipaksa pun enggak mau. Kalau di piringnya ada ijo-ijo dikit aja langsung deh disingkirin. Tapi kalau makan buah doyan banget dia. Karena makan sayurnya susah, kamipun memberinya buah-buahan dan juga agar-agar atau jelly.

Namun sampai seminggu lebih, dia masih belum bisa BAB juga. Tentu dong kami khawatir dengan kondisi seperti itu. Tapi anaknya nggak merasa sakit apapun. Dia juga tidak merasakan sesuatu yang berbeda yang berkaitan dengan kesulitan BAB nya itu. Aktivitas pun seperti biasanya. Intinya tidak ada keluhan yang dirasakannya hingga kami pun sering menanyakan ini itu pada sulung kami.


Akhirnya kami pun membawanya ke DSA di Rumah Sakit Rachmi Dewi di GKB Gresik. Setelah mengalami pemeriksaan, dokter pun menyampaikan diagnosanya bahwa putri kami mengalami konstipasi yang lumayan parah. Saat itu DSA mengatakan bahwa ada skibala dalam saluran pencernaannya.

Degg...
Kami yang awam istilah medis ini pun ndredeg mendengar istilah yang asing itu di telinga kami. Rupanya dokter membaca kekhawatiran kami. Dokter pun menjelaskan bahwa saat meraba di sekitar daerah perut ada sesuatu yang keras seperti batu, itu dia feses yang mengeras yang disebut skibala. Dokter menyampaikan bahwa skibala bukan sesuatu yang berbahaya dan biasa terjadi pada anak-anak akibat konstipasi atau sembelit. Biasanya skibala bisa dikeluarkan dengan memberikan obat pencahar. Tapi apabila tidak berhasil harus dikeluarkan “secara paksa” lewat pembedahan.

Untuk memastikan apakah itu skibala atau benjolan abnormal lain, kami pun disarankan untuk membawa putri kami menjalani rontgen bagian perut. Kami pun diberi surat rujukan ke salah satu  dokter spesialis radiologi di Rumah Sakit Semen Gresik. Sambil menunggu jadwal rontgen beberapa hari berikutnya kami pun berdoa tiada henti-hentinya semoga “sesuatu” yang terasa keras di bagian perut putri kami bukanlah penyakit yang berbahaya. Berkecamuk pikiran kami saat itu.

Aku pun browsing tentang konstipasi/sembelit dan skibala ini.Konstipasi adalah ketidakmampuan melakukan evakuasi tinja secara sempurna, terlihat dari berkurangnya frekuensi BAB dari biasanya, tinja lebih keras, lebih besar dan nyeri serta pada saat perabaan perut terdapat masa tinja (skibala).

Menurut The North American Society for Pediatric Gastroenterology and Nutrition (NASPHGAN) konsipasi adalah kesulitan atau keterlambatan melakukan defekasi selama dua minggu atau lebih dan bisa menyebabkan stres pada penderita. Nah untuk yang terakhir nih, anakku woles-woles saja (namanya juga anak-anak), tapi justru emaknya yang stres dan cemas karena kondisi ini. Dia pun nggak merasakan nyeri. Jadi yaa biasa aja gitu.

Setelah rontgen selesai kami pun kembali ke DSA untuk mengkonsultasikan hasilnya. Diagnosa awal DSA kami benar. Ada skibala di saluran cerna putri kami. Itu artinya bukan benjolan yang berbahaya semacam tumor. Lega banget mendengarnya meski masih ada PR agar putri kami tidak lagi mengalami sembelit. Dokter pun memberikan obat pencahar untuk melancarkan pencernaan. Kami pun dianjurkan untuk mengatur pola makan putri kami dengan makanan yang tinggi serat serta minum air putih yang banyak. Tidak hanya itu, anak juga diberi probiotik untuk membantu mengatasi sembelit.

Nah, pengetahuanku seputar masalah pencernaan pun semakin bertambah saat aku mengikuti acara Talkshow Interlac di event Mother and Baby Fair 2018 yang bertempat di Grand Atrium Pakuwon Mall Surabaya. Acara yang digelar pada hari Jumat, 28 September 2018 ini menghadirkan dr. Intan Diana Sari sebagai Head of Medical PT Interbat dan Bapak Mohamad Nurhadi selaku Brand Manager Interlac.
http://www.renidwiastuti.com/2018/10/solusi-tepat-mengatasi-gangguan-sembelit.html

Dr. Intan, begitu biasa beliau disapa, menjelaskan berbagai fakta dan cara penanganan sembelit pada bayi dan anak. Tentu informasi ini sangat penting bagi ibu-ibu seperti aku ini dan tentunya juga bagi masyarakat mengingat kasus sembelit pada anak di Indonesia mencapai 30% lebih.

TANDA-TANDA SEMBELIT
Sembelit dikategorikan normal ketika hanya sesekali saja terjadi dan sembuh dengan sendirinya. Namun sembelit yang kronis harus mendapatkan perhatian karena bisa jadi itu menjadi masalah yang serius. Berikut ini tanda-tanda sembelit, antara lain:
1.    Frekuensi BAB kurang dari 3 kali dalam seminggu.
2.    Tekstur tinja kering sehingga terasa keras saat BAB
3.    Perut terasa tidak nyaman seperti terasa penuh.
4.    Pada bayi sering menolak susu atau MPASI karena perutnya terasa penuh.
Dengan kondisi-kondisi di atas seringnya membuat anak rewel karena merasa tidak nyaman. Kita yang jadi orangtuanya juga pasti cemas kan kalo anak mengalami sembelit.

PENYEBAB SEMBELIT
Tentulah yang pertama kita lakukan adalah mencari penyebab sembelitnya. Ada beberapa penyebab antara lain :
Perubahan pola makan. Pola makan yang kurang sehat seperti makan makanan yang tidak/kurang mengandung serat, terlalu banyak mengkonsumsi produk olahan susu.
Trauma. Mungkin anak pernah mengalami kejadian yang tak mengenakkan saat toilet training sehingga ia merasa takut saat BAB.
Perubahan susu formula. Bisa jadi ketika berganti jenis susu formula tertentu tidak cocok bagi anak sehingga menyebabkan sembelit.
Dehidrasi. Kekurangan cairan akan menyebabkan feses lebih keras dan lebih sulit keluar. Makanya dianjurkan minum air putih minimal 2 liter per hari.
Mager alias males gerak. Kurang gerak, males berolahraga akan berpengaruh pada sistem kesehatan pencernaan. Dengan olahraga yang cukup fleksibilitas usus berada pada kondisi baik sehingga sembelit tidak sampai terjadi.
Adanya kondisi medis lain. Sembelit dapat dianggap sebagai gejala adanya penyakit seperti diabetes, kelebihan kalsium dalam darah, radang usus, kanker usus besar, dll. Selain itu, ada obat-obat tertentu yang efek sampingnya sulit BAB seperti suplemen kalsium, suplemen zat besi maupun antidepresan.
Bahkan pada ibu hamil sebagian mereka mengalami sembelit, ini disebabkan oleh tubuh yang memproduksi hormon progesteron yang menyulitkan otot usus berkontraksi.

CARA MENGATASI SEMBELIT
  1. Diberi obat suppositoria (yang dimasukkan lewat anus).
  2. Memberikan asupan air yang cukup sehingga anak tidak sampai mengalami dehidrasi.
  3. Melakukan pijat perut bayi dengan gerakan tertentu (seperti membentuk huruf “n”), sudah banyak CD tentang pijat bayi ini.
  4. Memberikan makanan yang tinggi serat.
  5. Melakukan toilet training dengan tepat pada anak yaitu dengan melatihnya untuk BAB secara teratur.
  6. Melakukan olahraga yang teratur.
  7. Mengkonsumsi probiotik. Untuk menjaga keseimbangan bakteri baik pada saluran cerna disarankan untuk mengkonsumsi suplemen probiotik.



APA SIH PROBIOTIK ITU?
Menurut WHO, probiotik adalah mikroorganisme hidup yang bila dikonsumsi dalam jumlah cukup dapat memberikan manfaat kesehatan bagi penggunanya. Ada 2 bakteri yang memenuhi syarat  probiotik yaitu Lactobacillus (bakteri yang banyak terdapat pada yoghurt dan makanan fermentasi lainnya) dan Bifidobacterum (banyak terdapat pada makanan berbahan dasar susu).

dr. Intan juga menjelaskan tentang syarat probiotik yang baik, yaitu:
1.    Bakteri yang digunakan berasal dari manusia
2.    Tidak bersifat patogen
3.    Tahan terhadap asam lambung dan cairan empedu
4.    Mampu menempel pada dinding usus
5.    Menghasilkan zat antimikroba, dan meningkatkan sistem imunitas tubuh
6.    Tahan terhadap proses produksi dalam pembuatan sediaan
7.    Secara genetik stabil.

LAHIR NORMAL ATAU SECTIO
Dalam paparannya dr. Intan juga menyampaikan bahwa proses kelahiran bayi juga mempengaruhi jenis bakteri yang ada dalam saluran cernanya. Bayi yang lahir secara normal akan mendapatkan lebih banyak Lactobacillus dari vagina ibunya yang terhirup oleh bayi saat melewati jalan lahir dibandingkan bayi yang lahir secara sectio.

Untuk memenuhi kebutuhan probiotik bayi baru lahir melalui proses sectio ini, sebagian dokter merasa perlu memberikan suplemen probiotik begitu setelah bayi lahir.

MINUM ASI ATAU FORMULA
Pada bayi yang minum ASI, ditemukan lebih banyak bakteri baik dibanding bayi yang minum susu formula. Bila peralatan menyusui tidak steril akan sangat berpeluang mendapatkan bakteri jahat.

INTERLAC SEBAGAI SOLUSI
Sementara itu, Brand Manager Interlac, Bapak Mohammad Nurhadi menjelaskan bahwa Interlac merupakan solusi untuk berbagai macam masalah saluran cerna, baik pada bayi prematur, bayi baru lahir, anak-anak, remaja maupun orang dewasa. Inilah satu-satunya produk probiotik di Indonesia yang mengandung probiotik Lactobacillus reuteri Protectis, yaitu salah satu probiotik yang paling banyak diteliti di dunia dengan efikasi dan keamanan yang sudah teruji klinis untuk segala usia.

Interlac merupakan probiotik yang telah memenuhi syarat dari WHO, sehingga Interlac banyak dipilih oleh dokter dari lebih 90 negara. Interlac lebih dikenal sebagai Live and True Probiotics. Jujur sih, aku belum pernah dengar tentang Interlac ini. Setelah acara talkshow kemarin jadi ngerti deh, dan sangat layak untuk dicoba pada anakku yang sering mengalami sembelit.

http://www.renidwiastuti.com/2018/10/solusi-tepat-mengatasi-gangguan-sembelit.html

Interlac lebih aman karena ini bukan obat tapi suplemen. Jadi tanpa efek samping. Bisa dikonsumsi sehari-hari. Dengan mengkonsumsi Interlac setiap hari akan membantu imunitas tubuh. Probiotic yang bersal dari Swedia ini diproduksi oleh BioGaia yang sudah masyur sebagai World Leader in Probiotics. Hingga tahun 2016, Interlac sudah teruji klinis pada lebih dari 13.000 pasien di 160 uji klnis.
  
Selain itu formulasi Interlac tidak mengandung lactose sehingga aman untuk bayi sejak lahir, termasuk bayi yang intoleran pada laktosa. Interlac sering dipakai langsung di unit NICU rumah sakit atau terapi bayi prematur.




Ada beberapa varian produk Interlac yang bisa dikonsumsi sesuai usia, yaitu:

INTERLAC DROP
Dipakai untuk bayi dan anak-anak. Rasanya netral (plain). Makainya cukup 1 x 5 tetes per hari. Kocok dulu sebelum digunakan ya Mom. Dianjurkan untuk menggunakan sendok agar produk Interlac cair yang masih ada di dalam botol tidak muda terkontaminasi bakteri saat diteteskan.


INTERLAC SACHET
Ini juga bisa untuk bayi dan anak-anak. Rasanya plain  juga, Untuk penggunaannya dengan dilarutkan dalam sedikit air. Jangan lupa pakai sendok ya Mom saat memberikan pada si kecil. Cukup 1 sachet aja per hari.

INTERLAC TABLET KUNYAH STRAWBERRY DAN LEMON
Cukup 1 tablet saja per hari. Simpan di bawah suhu 25 derajat celsius.
Kalau ingin mendapatkan informasi yang lebih lengkap mengenai Interlac ini, cuss deh langsung aja kunjungi website-nya di www.interlac-probiotics.com
Atau di akun instagram @interlacprobiotics dan facebook : interlacprobiotics.

Cara ngedapetin produk interlac ini juga nggak sulit kok, bisa offline dan online. Kalau secara offline bisa tuh dibeli di Guardian, Viva Health dan baby shop.
Bagi yang sukanya belanja online bisa dipesan di Mothercare.ci.id , JD.ID dan Orami.
Gampang kaan...

Nah, melihat berbagai manfaat yang bisa didapat dari mengkonsumsi Interlac ini, nggak ragu lah yaaa... demi kesehatan keluarga tercinta, ayo kita jaga kesehatan saluran cerna dengan Interlac...

1 komentar:

  1. ALhamdulillah bayi saya belum pernah sembelit tapi sepertinya kalau sembelit harus banget sedia interlac dirumah

    BalasHapus